Gila Kiu - Loki tak hanya menjadi kisah solo bagi sang dewa penipu yang merupakan adik dari Dewa Petir, Thor. Serial tersebut juga menjadi salah satu pintu pembuka fase semesta Marvel selanjutnya setelah era Avengers berakhir di Endgame.
Serial Loki memperkenalkan Time Variance Authority (TVA) yang membuka konsep multiverse di Marvel semakin lebar. Akan tetapi selain serial tersebut, dua film Marvel selanjutnya juga akan semakin memperluas konsep multiverse yang kini sudah dihadirkan.
Menurut penulis skenario Loki, Michael Waldron, gagasan terkait multiverse yang lebih luas selanjutnya akan muncul lewat film Spider-Man: No Way Home dan sekuel Doctor Strange yang akan dirilis di bulan Maret 2022 mendatang.
"Membawa Sam Raimi dalam proyek studio Marvel bukan tanpa alasan. Ia akan membuat konsep yang lebih besar," ungkap Michael Waldron dilansir dari Comicbook.
Sam Raimi yang pernah menyutradarai film Spider-Man era Tobey Maguire kini kembali setelah 14 tahun ke Marvel dipercaya mengarahkan sekuel Doctor Strange in the Multiverse of Madness.
Konsep multiverse sudah diketahui kodenya sejak film Ant-Man and The Wasp pada tahun 2019 lalu. Film tersebut membuka ruang yang lebih dalam saat tokoh Scott Lang terjebak dalam Quantum Realm.
Dalam serial Loki, konsep tentang realitas waktu yang sintetis dan rapuh digambarkan dengan hadirnya Time Variance Authority. Organisasi tersebut menangkap Loki yang dianggap membuat kekacauan dengan aksinya kabur dari beberapa peristiwa termasuk di peristiwa The Avengers pada tahun 2012 dengan membawa Tesseract.
Sementara itu, film Spider-Man: No Way Home dijadwalkan dirilis pada Desember 2021 mendatang. Film tersebut menjadi jembatan bagi film Marvel selanjutnya, yaitu sekuel Doctor Strange pada Maret 2022.
Di film Spider-Man: No Way Home, sudah dikonfirmasi hadirnya Doctor Strange dalam cerita. Isu yang beredar menyebutkan jika Doctor Strange akan menjadi mentor Peter Parker selanjutnya setelah meninggalnya Tony Stark.



0 Comments